Seorang Istri Kabur ke Rumah Teman Saat Berantem Dengan Suami, Justru Tewas Oleh Teman Itu Sendiri
Perwirasatu.my.id, 19 Agustus 2026, Pelalawan - Niat hati cari tempat aman buat nenangin diri, malah berakhir jadi korban pembunuhan. Seorang ibu satu anak di Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, ditemukan tewas di kontrakan teman prianya sendiri.
Korban yang sehari-hari dikenal baik sama tetangga, ternyata dicekik sampai tewas gara-gara menolak diajak berhubungan badan, kasus ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi wanita, bahwa tidak ada teman lawan jenis yang benar-benar teman karena kesempatan setan sangat besar dalam hubungan itu.
Mari kita bedah fakta faktanya yang menjadi sorotan tajam:
- Korban Kabur Dari Rumah Karena Berantem.
Korban bernama Sisilia Santri P (40), warga Jalan Pepaya, Pangkalan Kerinci. Ia dan suaminya Wismar (45) sudah 7 tahun menikah. Pada Minggu (9/8/2026) mereka cekcok masalah rumah tangga, korban diduga kesal karena suami selingkuh. Senin (10/8/2026) korban kabur dan minta tolong ke teman prianya.
- Menginap di Kontrakan Pelaku.
Teman pria itu berinisial JA alias Udin (30), pekerja doorsmer di Jalan Pemda. Mereka sudah lama kenal karena pernah kerja bareng di rumah makan. Korban pinjam kunci kontrakan pelaku di Jalan Markisa Gang Mangga, Pangkalan Kerinci, buat nginep beberapa hari. Malamnya mereka sempat makan bareng dan curhat.
- Tolak Diajak Berhubungan Intim.
Menurut polisi, pada Selasa (11/8/2026) malam sekitar jam 21.00 WIB, Udin pulang dalam pengaruh narkoba jenis sabu. Ia mendekati korban dan mengajak berhubungan badan. Korban menolak mentah-mentah dan sempat berteriak. Pelaku kesal, lalu mencekik leher korban dengan kuat dan membenturkan kepalanya ke lantai hingga korban lemas meregang nyawa.
- Berusaha Tutupi Jadi Bunuh Diri.
"Korban dicekik oleh pelaku sampai lemas, karena menolak diajak berhubungan badan. Tersangka juga diketahui mengonsumsi narkoba," ungkap Wakapolres Pelalawan, Kompol Asep Rahmat saat press conference Jumat (14/8/2026) didampingi Kasat Reskrim AKP Bayu Ramadhan Effendi dan Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Shilton, dikutip dari TribunPekanbaru.com. Setelah korban tewas, pelaku ganti baju, kunci pintu depan dari luar, keluar lewat jendela dan tutup lagi biar seolah korban bunuh diri.
- Sandiwara Terbongkar.
Rabu (12/8/2026) sore jam 17.00 WIB, pelaku balik ke kontrakan dan pura-pura gedor-gedor pintu manggil korban sambil minta tolong warga. Warga bernama Putri masuk lewat jendela dan menemukan korban sudah tak bernyawa. Polisi yang turun ke lokasi akhirnya bongkar sandiwara pelaku dan menangkap Udin. Barang bukti pakaian korban, pakaian pelaku, HP, dan motor turut diamankan.
Kini pelaku terancam hukuman berat dan masih diperiksa intensif di Polres Pelalawan.
Turut berduka untuk korban. Semoga ini jadi pelajaran berharga bagi para wanita, jangan mudah kabur saat berantem dengan pasangan apalagi ke tempat pria lain yang bukan mahram.
(Red)
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Related Articles